Selasa, 07 Januari 2014

Asal-Usul Perayaan Ulang Tahun



Ulang tahun adalah tradisi yang dirayakan masyarakat sedunia. Jika seseorang sampai pada tanggal kelahirannya, ada perayaan baik besar ataupun kecil untuk mensyukuri usia yang sudah diberikan Tuhan. Namun pernahkah Anda bertanya-tanya siapa yang pertama kali menciptakan tradisi ulang tahun? Kenapa ada lilin? Kenapa pakai kue?
Saking seringnya dilakukan, kadang pertanyaan di atas tidak terpikirkan. Yuk bedah satu-satu asal usul tradisi perayaan ulang tahun, dilansir oleh Huffingtonpost.com.

Bangsa Mesir Memulai Tradisi Perayaan Ulang Tahun
Jauh ribuan tahun yang lalu, saat Firaun memakai mahkota untuk bangsa Mesir Kuno, masyarakat menganggapnya sebagai wujud Dewa. Sehingga hari tersebut dianggap lebih penting dibanding kelahiran masyarakat biasa ke dunia. Tanggal kelahiran Firaun sebagai 'Dewa' tersebut terus dirayakan berulang kali setiap tahun.

Bangsa Yunani Menambahkan Lilin Saat Ulang Tahun
Sedangkan bangsa Yunani yang memperkenalkan tradisi lilin ulang tahun. Warga Yunani akan mempersembahkan kue berbentuk bulan untuk Artemis dengan beberapa lilin di atas kue. Mereka memakai lilin sebagai refleksi cahaya bulan dan kecantikan. Akhirnya tradisi ini dipakai banyak orang untuk merefleksikan ulang tahun sebagai awal kehidupan baru yang lebih bersinar.

Bangsa Romawi Kuno Mulai Rayakan Ulang Tahun Untuk Orang Biasa
Awal perayaan ulang tahun adalah untuk raja dan dewa, namun bangsa Romawi memulai perayaan ulang tahun untuk masyarakat 'biasa'. Orang biasa dapat merayakan ulang tahun dengan teman dan keluarga mereka. Mereka juga mulai mengenal tradisi memberi kado. Pada masa itu, kado yang berharga adalah tepung terigu, minyak zaitun, madu dan keju parut. Dengan catatan, hanya pria yang boleh merayakan ulang tahun. Wanita baru diperbolehkan merayakan ulang tahun pada abad ke-12.

Kue Ulang Tahun Pertama Diciptakan Tukang Roti German
Di abad ke-18, perayaan ulang tahun mulai menyebar ke seluruh dunia, bahkan di China. Di German, perayaan ulang tahun anak-anak haruslah ramah dan menyenangkan. Untuk membuat suasana lebih menyenangkan, dibuatlah kue ulang tahun yang awalnya berbentuk roti. Lalu di atas roti diberi lilin-lilin yang bila ditiup (mitosnya) dapat mengabulkan harapan.

Kue Ulang Tahun Manis dan Cantik Hanya Untuk Orang Kaya
Pada masa revolusi industri, kue ulang tahun dibuat lebih mewah dan manis, sebagai simbol manisnya pertambahan usia. Pada masa itu, roti dianggap sebagai makanan kelas biasa yang bisa dinikmati semua kalangan. Maka diciptakan kue-kue manis yang bentuknya cantik untuk perayaan ulang tahun keluarga-keluarga kaya. Tapi pada akhirnya, saat semua orang sudah bisa membeli bahan kue dan bisa membuat kue ulang tahun, tradisi ini menyebar ke seluruh dunia.

Lagu "Happy Birthday to You" Awalnya Adalah Lagu Selamat Pagi
Pada tahun 1893, Patty Hill dan Mildred J menulis lagu yang berjudul "Good Morning To All" untuk dinyanyikan oleh siswa-siswa di seluruh dunia. Saat lagu ini sampai di Amerika, keluar berbagai versi lain. Pada tahun 1924, Robert Coleman mengeluarkan buku lagu yang mengganti lirik lagu itu dan diulang-ulang menjadi lagu yang kita tahu sekarang, yaitu "Happy Birthday to You".

10 Tradisi Ulang Tahun Paling Unik

Selalu ada cara menarik untuk merayakan hari kelahiran
Semua orang pasti pernah ulang tahun. Ya iyalah, kalo gak pernah ulang tahun namanya gak pernah lahir. Nah, cara mereka melakukan perayaan ulang tahun itu sendiri juga ada macam-macam lho! Berikut ini adalah jenis-jenis perayaan ulang tahun paling unik di seluruh dunia


1. Amerika Serikat
Ada trend baru di negeri Paman Sam ini, “smash-cake”, sesuai namanya si ulang tahun memang akan diberikan kue tambahan yang harus ia hancurkan dan buat berantakan. Biasanya perayaan ini untuk anak-anak, tapi sepertinya orang dewasa juga bakal suka kalau disuruh melakukan ritual ini.


2. Inggris
Khususnya di Irlandia,  yang berulangtahun akan digantung terbalik dan dibenturkan perlahan ke tanah untuk nasib yang baik. Jumlah benturan sesuai dengan umur orang tersebut plus satu untuk bonus nasib baik.


3. Karibia
Khususnya dilakukan di  Jamaika, tubuh yang berulangtahun akan jadi putih karena tepung yang dilempar oleh teman, keluarga, dan peserta pesta ulang tahun lainnya.


4. Hungaria
Segera setelah anak yang berulangtahun membuka hadiah mereka, orang-orang terkasih bergiliran menarik telinga si anak tersebut untuk memberkatinya dengan umur panjang dan kebahagiaan. Mereka kemudian menyanyikan sebuah lagu yang jika diterjemahkan bisa berarti, ‘Tuhan memberkati anda, hidup begitu lama sehingga telinga anda mencapai pergelangan kaki anda.’


5. Jerman
Tradisi yang lebih unik ada di Jerman. Apabila pria telah mencapai umur 30 tahun dan belum mempunyai pacar, ia harus menyapu tangga di balai kota. Apabila tangga sudah bersih disapu, teman-teman pria tersebut akan melemparkan sampah-sampah sehingga tangga harus kembali disapu. Bahkan mereka juga tidak boleh pergi dari tempat itu sebelum ada seorang wanita menciumnya meskipun dengan alasan karena kasihan.


6. Scotlandia
Perayaan ulang tahun di negara ini dengan cara memberi tepukan lembut di bagian punggung yang ulang tahun, dimana tepukan itu sekaligus menempelkan kertas catatan yang isinya harapan bagi yang berulangtahun.


7. Cina
Fakta yang ada di China adalah anak-anak tidak menerima nama resmi mereka sampai apa yang dikenal sebagai perayaan Yuen Mun (diterjemahkan sebagai Full Moon), yang berlangsung sebulan setelah kelahiran mereka. Ritual ini melambangkan mereka telah menjadi terikat kepada dunia, adapun item simbolisnya berupa perhiasan, seperti gelang atau gembok kecil.


8. Kanada
Perayaan ulang tahun di Kanada lebih unik lagi. Mereka yang berulang tahun, khususnya anak perempuan, hidungnya akan diolesi mentega. Mereka percaya mentega itu licin, maka tindakan ini dapat menghindarkan sang anak dari nasib sial dalam hidupnya. Meskipun sedikit tidak masuk akal, sampai sekarang sebagian masyarakat Kanada masih menjalankan tradisi ini.


9. Venezuela
Perayaan ulangtahun sangat identik dengan kue dan lilin. Umumnya, orang Venezuela merayakan pesta dengan kue, misalnya saat ulang tahun dan saat pernikahan. Kue tersebut dihias sedemikian rupa dan untuk yang berulang tahun ditaruh sejumlah lilin sesuai dengan umur orang tersebut. Lilin melambangkan permohonan kepada Tuhan atas umur yang baru, maka sebelum lilin ditiup, yang berulang tahun harus membuat permohonan di dalam hati. Konon apabila lilin dapat padam dalam sekali tiup, permohonannya akan terkabul.


10.Switzerland
Umumnya di acara ulang tahun anak-anak akan selalu ada badut lucu yang selalu menghibur. Tapi berbeda dengan apa yang dilakukan oleh seorang aktor dari Swiss ini, ia membuat topeng badut dengan tampang yang menyeramkan dan membuat anak-anak takut di acara ulang tahun. Dominic Deville, pria yang beralih menjadi badut berwajah seram itu mendapatkan ide setelah dia menonton film horor favoritnya, setelah itu dia membuka usaha untuk layanan Badut Jahat di Lucerne. Usaha barunya ini pun tampaknya berjalan dengan mulus. Pada saat ia diminta untuk melayani konsumennya, pertama kali yang ia lakukan adalah menelepon sang ‘korban’ untuk memperingatkan bahwa pada saat anak itu akan mengadakan pesta ulang tahun, dia akan melemparkan kue ulang tahun itu ke mukanya.

 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar